Sinergi Laporan Keuangan Berkualitas, KPU Kabupaten Parigi Moutong Ikuti Rapat Persiapan Reviu Unaudited Tahun 2025 secara Daring
Parigi,kab-parigimoutong.kpu.go.id – Jajaran Sekretariat Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Parigi Moutong mengikuti Rapat Persiapan Reviu Laporan Keuangan Tahun 2025 (unaudited) yang diselenggarakan oleh KPU RI melalui media Zoom Meeting, Rabu (21/1/2026). Kegiatan ini merupakan langkah awal yang krusial dalam memastikan akuntabilitas dan transparansi pelaporan keuangan di lingkungan KPU se-Indonesia.
Hadir secara virtual Sekretaris KPU Kabupaten Parigi Moutong, Andi Arif Syawalani Burhanuddin, didampingi Kasubag Keuangan Umum dan Logistik, Syamsul Khan, Bendahara Sapria, serta Operator Sakti, Risman Talibo dan Operator Barang Milik Negara (BMN) Wandi.
Rapat ini diikuti oleh total 2.916 peserta dari seluruh Indonesia, yang terdiri jajaran Sekretaris, Kabag, Kasubag Keuangan, Umum dan Logistik, PPK, Bendahara, hingga Operator Sakti dari tingkat Provinsi hingga Kabupaten/Kota.
Dalam laporan kegiatan yang disampaikan oleh Auditor Madya Inspektorat Utama Sekretariat Jenderal KPU, Heri Wisata, ditegaskan bahwa pertemuan ini berfungsi sebagai wadah penyelarasan visi antara tim pereviu dan satuan kerja (satker).
"Kegiatan ini sebagai forum koordinasi untuk menyamakan persepsi mengenai ruang lingkup, metodologi, dan mekanisme pelaksanaan reviu, sekaligus mengidentifikasi data dan dokumen yang akan disiapkan masing-masing unit kerja," ujar Heri Wisata dalam laporannya.
Lebih lanjut, Heri Wisata memaparkan tiga poin utama tujuan rapat persiapan ini sebagai pedoman bagi seluruh satker:
- Penyelarasan Mekanisme: Menyelaraskan pemahaman antara pereviu dan auditi (satker KPU Kabupaten/Kota hingga Provinsi) terkait mekanisme reviu yang akan dilaksanakan mulai Januari hingga laporan disampaikan ke Kementerian Keuangan.
- Identifikasi Kesiapan Data: Memastikan kelengkapan dokumen, informasi pendukung, dan kesesuaian data dengan ketentuan yang berlaku sebelum proses reviu dimulai.
- Mitigasi Permasalahan: Memetakan permasalahan yang telah diidentifikasi oleh pereviu agar dapat ditindaklanjuti oleh satker sebelum finalisasi Catatan atas Laporan Keuangan (CaLK).
"Diharapkan permasalahan di tingkat kabupaten/kota sudah terselesaikan sebelum laporan keuangan disampaikan di tingkat pusat, sehingga mitigasi dapat dilakukan lebih awal," tambah Heri.
Dengan partisipasi aktif dalam rapat koordinasi ini, KPU Kabupaten Parigi Moutong berkomitmen untuk menyajikan laporan keuangan yang akurat, akuntabel, dan mempertahankan opini laporan keuangan yang berkualitas di masa mendatang.(humaskpuparimo)